Gambar Lulus Doktor Ilmu Hadis dengan IPK 4,0, Abd Haris   Jadi Alumni ke-1958 Pascasarjana UIN Alauddin

Lulus Doktor Ilmu Hadis dengan IPK 4,0, Abd Haris Jadi Alumni ke-1958 Pascasarjana UIN Alauddin

UIN Alauddin Online – Pascasarjana UIN Alauddin Makassar kembali melahirkan doktor baru di bidang Ilmu Hadis. Abdul Haris Nurdin resmi menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 3 tahun 11 bulan 2 hari dengan capaian akademik membanggakan, yakni IPK 4,0 dan predikat Sangat Memuaskan.


Keberhasilan tersebut sekaligus menempatkannya sebagai alumni doktor ke-1958 Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.


Dalam proses akademiknya, Abdul Haris Nurdin mengangkat disertasi di bidang kajian hadis yang berkontribusi pada penguatan khazanah keilmuan Islam, khususnya dalam studi kritik hadis. Penyelesaian studi yang hampir memenuhi seluruh syarat cumlaude menunjukkan konsistensi dan kualitas akademik yang sangat baik.


Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Abustani Ilyas, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut.


“Sebetulnya promovendus sangat memungkinkan meraih cumlaude karena rata-rata IPK 4,0 dan juga sudah ada publikasi Scopus. Namun hanya satu yang belum terpenuhi, yaitu masa studi yang lebih dari tiga tahun,” ujar Prof. Abustani.


Ia juga menegaskan bahwa dari aspek kualitas akademik, capaian promovendus sangat layak mendapatkan penilaian terbaik.


“Dari aspek kualitas akademik sangat pantas dan sangat baik,” tambahnya.


Secara tidak langsung, Prof. Abustani menilai bahwa capaian akademik dengan IPK sempurna serta publikasi internasional bereputasi menunjukkan kompetensi ilmiah yang kuat, meskipun secara administratif belum memenuhi batas waktu untuk predikat cumlaude.


Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Pascasarjana UIN Alauddin Makassar dalam mencetak doktor yang unggul, produktif, dan berkontribusi pada pengembangan keilmuan Islam, khususnya dalam bidang Ilmu Hadis.


Dengan capaian tersebut, Abdul Haris Nurdin diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan studi hadis dan penguatan tradisi akademik di lingkungan perguruan tinggi Islam.

Previous Post Sampaikan Selamat Hari Suci Nyepi, Menag: Satu Bumi, Satu Keluarga
Next Post HMJ Biologi UIN Alauddin Lolos Pendanaan Program FOLU Net Sink 2030, Raih Rp50 Juta