UIN Alauddin Online – Program Studi Dirasah Islamiyah Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar kembali menorehkan capaian akademik. Ahmad Syarif Hidayatullah Galib resmi dikukuhkan sebagai Doktor ke-1959 Pascasarjana UIN Alauddin Makassar setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor yang digelar di Kampus II UIN, Romang Polong Kab Gowa.
Dalam sidang terbuka tersebut, promovendus mempresentasikan disertasi berjudul “Integrasi Nilai Kearifan Lokal Bugis dan Prinsip-Prinsip Al-Qur’an dalam Membina Mental Keagamaan Santri di Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba.”
Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai kearifan lokal Bugis seperti lempu’ (jujur), amaccang (cerdas), assitinajang (kepatutan), agettengeng (keteguhan), dan reso (kerja keras) dengan prinsip-prinsip Al-Qur’an dalam membentuk mental keagamaan santri.
Dalam pemaparannya, Ahmad Syarif menegaskan bahwa integrasi nilai lokal dan nilai keislaman bukan sekadar konsep normatif, tetapi telah diimplementasikan secara sistematis dalam sistem pendidikan pesantren.
“Nilai-nilai kearifan lokal Bugis memiliki keselarasan dengan prinsip-prinsip Al-Qur’an. Ketika keduanya dipadukan secara integratif dalam sistem pendidikan pesantren, maka terbentuk karakter santri yang religius, tangguh, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa proses integrasi dilakukan melalui kurikulum, pembiasaan, keteladanan guru, serta kegiatan ekstrakurikuler. Menurutnya, pembinaan mental keagamaan tidak cukup hanya melalui transfer ilmu, melainkan melalui internalisasi nilai dalam praktik kehidupan sehari-hari santri.
Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof Hasyim Haddade dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai disertasi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan Islam berbasis kearifan lokal.
Dia menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter berbasis budaya lokal yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an merupakan kebutuhan mendesak dalam sistem pendidikan Islam saat ini.
“Pascasarjana UIN Alauddin Makassar terus berkomitmen melahirkan doktor yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi keilmuan yang kontekstual bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan kelulusan ini, Ahmad Syarif Hidayatullah Galib resmi menyandang gelar doktor dan tercatat sebagai Doktor ke-1959 yang diluluskan oleh Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.
Keberhasilan ini semakin mempertegas eksistensi Prodi Dirasah Islamiyah Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan dalam melahirkan akademisi dan pemikir pendidikan Islam yang integratif, moderat, dan berbasis kearifan lokal.
Alat AksesVisi