Pendahuluan
Pendidikan adalah proses yang dinamis, menuntut adaptasi terus-menerus terhadap perkembangan zaman. Di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, peserta didik yang merupakan digital natives membutuhkan ekosistem belajar yang relevan dengan realitas teknologi mereka. Namun, pencapaian kompetensi unggul tidak dapat diserahkan sepenuhnya pada algoritma. Kehadiran guru sebagai "media hidup" yang mencerahkan tetap menjadi prasyarat mutlak. Esai ini akan mengkaji bagaimana penggunaan media digital yang maksimal, bila dipadukan dengan pendampingan guru yang empatik, dapat melahirkan hasil pembelajaran yang holistik.
Alat AksesVisi