Pendahuluan

Keberhasilan seorang Muslim dalam meraih kebahagiaan dunia dan keselamatan akhirat tidak ditentukan oleh satu amal besar yang dilakukan sesekali, melainkan oleh rangkaian tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten (istiqomah). Dalam literatur modern, fenomena ini dikenal sebagai Habit atau kebiasaan. Islam memandang habit harian bukan sekadar rutinitas, melainkan pengejawantahan ibadah yang memiliki dampak ganda: hubungan vertikal dengan Sang Pencipta (Hablum Minallah) dan dampak sosial horizontal (Hablum Minannas). Esai ini mengkaji pembangunan habit harian Islami dengan menyinergikan tuntunan wahyu serta analisis Ilmu Psikologi dan Ilmu Pendidikan berdasarkan kerangka pemikiran Muhammad Ilyas Ismail.