Fenomena ini telah djelaskan dalam Al- Qur'an pada 14 abad yang lalu.Surah Ar-Rahman (55): 7-8وَٱلسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ ٱلْمِيزَانَ . أَلَّا تَطْغَوْا۟ فِى ٱلْمِيزَانِ"Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan (neraca). Agar kamu jangan merusak keseimbangan itu."
FAKTA SAINSKata "Ar-Rajul" (Laki-laki): Muncul sebanyak 24 kali.Kata "Al-Mar'ah" (Perempuan): Muncul sebanyak 24 kali.
Al-Dunya (Dunia): 115 kali.Al-Akhirah (Akhirat): 115 kali.Persentase: 50% Dunia : 50% Akhirat.
Kata "Syahr" (Bulan): Muncul 12 kali. Kata "Yaum" (Hari): Muncul 365 kali.
Al-Hayat (Hidup) - 145 - Al-Maut (Mati) - 145Al-Malaikah (Malaikat) - 88 - Al-Syayatin (Setan) - 88Al-Dunya (Dunia) - 115 - Al-Akhirah (Akhirat) - 115Al-Shalihat (Kebaikan) - 167 - Al-Sayyi'at (Keburukan) - 167
PERSENTASE SAINSLautan: Sekitar 79% (Mencakup Samudra Pasifik, Atlantik, Hindia, Antartika, dan Arktik).Daratan: Sekitar 21% (Mencakup seluruh benua dan pulau).
Kata "Al-Bahr" (Lautan): Muncul sebanyak 32 kali.Kata "Al-Barr" (Daratan): Muncul sebanyak 13 kali32 (laut)} + 13 (darat) = 45
Persentase Lautan: 32/45 x 100% = 71%Persentase Daratan: 13/45 x 100% = 29 %
Perbandingan antara Nitrogen dan Oksigen di atmosfer Bumi sangat stabil dan menjadi faktor kunci yang memungkinkan adanya kehidupan. Jika komposisi ini berubah sedikit saja, dampaknya akan sangat drastis bagi pernapasan makhluk hidup dan keamanan lingkungan (seperti risiko kebakaran).
Nitrogen 79 %: Gas yang paling melimpah. Nitrogen bersifat relatif lembam (tidak mudah bereaksi), fungsinya sangat penting untuk mengencerkan oksigen agar tidak terjadi kebakaran hebat secara spontan di mana-mana.
Oksigen 21 %: Gas vital untuk respirasi (pernapasan) makhluk hidup dan proses pembakaran.Jika kadar oksigen di udara naik menjadi 30%, hutan-hutan di Bumi akan terbakar dengan sangat mudah hanya karena percikan kecil. Sebaliknya, jika turun di bawah 15%, kita akan kesulitan bernapas dan api sulit menyala.
Akurasi DataPerubahan Geologis: Persentase 71:29 ini tidak statis sepanjang sejarah bumi.Di zaman es, daratan jauh lebih luas.Angka ini adalah potret bumi pada era manusia modern.
(*)
Alat AksesVisi