Filsafat Tuhan Yang Maha Esa,
Tentu saja pandagan subjektif sebagai muslim
Tuhan Maha Esa, disebut dalam QS al Ikhlas
Tidak ada satu pun yang serupa dengan-Nya.
Melukiskan Tuhan berarti bukan Dia
Tuhan Yang Maha Esa tidak bisa digambarkan
Sudah ada hadis yang membatasi-Nya
"Pikirkanlah ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa
Kapan memikirkan Zhat Tuhan dengan membuatkan patung
Pasti salah dan itu bukanlah Tuhan yang Maha Esa
Dari dahulu orang membuat patung tentang Tuhan
Di China patun Tuhan sama dengan orang China
Di Eropa patun persis berwajah Eropa
Di Jawa Tengah tidak ada beda oranng Indonesia
Mana sebenar Tuhan Maha Esa?
Yang satu-satu-Nya, tidak ada dua-Nya.
Jadi pertanyaan ini sejak dahulu kala telah muncul?
Pertanyaan ini tidak bisa membuat orang tersinggung Apa lagi ditulis secara tidak transfaran
Itulah pendrian muslim yang kupelajari
Lebih baik menghapus kecurigaan denga metulis jujur
Dari pada menimbulkan dugaan karena tidak transfaran.
Inilah yang saya himbau, mari nikmatih hidup dengan transfaransi.
Itu juga wajah demokrasi yang sesungguhnya
Keberanian beda pendapat dan saling menghormati
Lawan berpikir, teman mencari kebenaran.
Wassalam,
Kompleks GFM, 13 Juni 2026
Alat AksesVisi