Gambar Beda Antara Ilmuwan Sejati dan Ilmuwan "Sampah"

( Tulisan saya empat hari terakhir tidak lagi berbentuk prosa, tetapi belajar menulis lebih bersifat Puitis. Karena puisi berdurasi pendek tetapi bermakna luas. Hal ini, karena sambil membuat buku, daripada menungguh lama, rasanya bermanfaat jika diisi dengan menulis Puisi Refleksi. Semoga bermanfaat)

Prof. Dr. Karel Steembering adalah ilmuwan sejati.

Ia bukan ilmuwan abal-abal yang tempatnya di keranjang sampah.

Memang ia dikenal sebagai Islamologi beken di Belanda.

Ia salah seorang Islamolog di "Negeri Kincir Angin".

Beliau orang pertama saya telepon di hari saat tiba di Belanda.

Dalam pertemuan itu kami diajak ziarah ke kuburan "Syekh."

Siapa Syekh itu? Serentak tanya semua teman yang hadir.

Snock Hurgronye, jawabnya meyakinkan.

Benar saja, di hari yang dijanjikannya beliau datang lengkap dengan kendaraan.

Akan mengantar kami menziarahi kuburan Syekh.

Kesempatan itu, kumanfaatkan bertanya,

Apakah Snouck Hurgronje seorang Muslim?

Jawaban itulah menandai ia seorang Islamologi beken.

Sebenarnya ia bisa saja menjawabnya: "ya atau bukan."

Tetapi jawabannya dinarasikan lengkap argumen.

Bagi Islamologi seperti Steembering.

Islam bukan hanya agama tetapi juga ilmu dan budaya.

Tidak heran jika jawabannya tidak cukup, ^ya atau bukan."

Beliau menjawabnya sebagai berikut.

"Ketika Snouck bertugas sebagai Duta Besar Belanda di Jedah.

Ia masuk Islam dan ganti nama menjadi Abd. Gaffar.

Membuatnya dengan mudah memasuki kota Mekkah

Bagi bukan Muslim dilarang masuk ke Haramaen.

Haramaen artinya dua kota suci: Mekkah dan Madinah.

Dua daerah inklusf tidak bisa dimasukin non-muslim.

Dari jauh sudah terpampan spanduk larangan itu:

ممنوع بغير المسلمين

(Larangan masuk bagi non- Muslim).


Sejak itu, tidak ada informasi sampai ia wafat tahun 1932.

Bahwa beliau ke luar Islam dan kembali ke agamanya semula.

"Hanya saja," tambahnya kalau ia Islam, Islam yang kurang baik.

Sebab tidak menjalankan ritus Islam itsecara baik.

Namun jika ia Kristen, ia pun Kristen tadak baik, karena tidak pernah ke gereja.


Yang pasti dia diupacarakan ala tradisi Islam Ahmadiyah. Islam Ahmadiyahlah yang pertama kali diperkenalkan di Belanda.

Kesimpulannya, dia adalah seorang Muslim Murjiah.

Paham Murjiah tidak terlalu ketat pada rukun Islam.

Murjiah adalah berarti orang yang menharap atau menunda

Yaitu tempat mengharap bahwa semua hamba

Akhirnya semua muslim nanti akan masuk Surga.

Itulah hasil salah satu hasil penelitian Steembring.


Pertemuan dengan Steembering menyadarkan kita.

Bahwa ada orang menguasai ajaran Islam secara detail tetapi tidak mengamalkannya. 

Islam dianggap sebagai ilmu dan budaya. 

Sebaliknya, banyak orang dikenal sebagai muslim Namun, minim pengetahuan tentang Islam, 

Namun paling taat mengamalkan ajaran Islam, 

Mereka berpandangan

Islamlah satu-satunya agama yang bisa menyelamatkan di Yaum ad-Din.

Walau 'alam,


Wassalam,

Kompleks GFM, 5 Juni 2026