“Euforia qurban seharusnya tidak hanya hidup dalam gema takbir dan ramainya penyembelihan, tetapi menjelma menjadi hati yang lebih lembut, tangan yang lebih ringan berbagi, dan jiwa yang lebih peka terhadap sesama” (Anonim).
#Kamis Psikologika#
Alat AksesVisi