Dalam kehidupan manusia dikenal istilah pri kemanusiaan, yakni sikap saling menyayangi, menolong, dan menghargai sesama. Sebaliknya, dalam dunia binatang berlaku hukum alam: yang kuat memangsa yang lemah. Karena itu, persahabatan antarspesies merupakan sesuatu yang sangat jarang terjadi.
Namun, kisah berikut memberikan pelajaran yang mengharukan.
Seekor anjing peliharaan dengan berani terjun ke sungai untuk menyelamatkan seekor anak rusa yang hampir tenggelam. Dengan menggigit lembut tubuh anak rusa itu, sang anjing membawanya ke tepi sungai hingga selamat.
Sejak saat itu, terjalinlah persahabatan yang begitu akrab. Anak rusa tampak mengenali dan mempercayai penyelamatnya. Bahkan, setiap kali diberi susu, ia tidak mau minum kecuali botol susunya dipegang oleh anjing sahabatnya. Hari demi hari, keduanya selalu bersama, seolah-olah tidak lagi memandang perbedaan jenis di antara mereka.
Suatu ketika, anjing itu dibawa ke dokter hewan untuk pemeriksaan rutin. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ia menderita kanker stadium empat. Dokter memperkirakan usianya tidak akan bertahan lama. Benar saja, sekitar sepekan kemudian anjing itu mati dan dimakamkan di halaman rumah majikannya.
Yang mengharukan, setiap pagi anak rusa itu datang ke tempat makam sahabatnya. Ia berdiri lama di sana, seakan-akan menunggu anjing itu keluar dan kembali bermain bersamanya.
Beberapa waktu kemudian, anak rusa itu mulai menjalin kedekatan dengan anak anjing yang ditinggalkan sahabatnya. Anak anjing itu dijilat penuh kasih sayang dan diajak bermain setiap hari, seolah-olah persahabatan yang telah terjalin tidak berakhir oleh kematian, tetapi diteruskan kepada generasi berikutnya.
Kisah ini mengajarkan bahwa kasih sayang dan kesetiaan dapat tumbuh bahkan pada dua makhluk yang berbeda jenis. Jika binatang saja mampu menunjukkan kasih sayang, kesetiaan, dan rasa terima kasih, maka manusia tentu lebih pantas menumbuhkan pri kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Jangan sampai manusia justru kalah dalam hal kasih sayang, kesetiaan, dan kepedulian dibandingkan binatang.
Wassalam
Kompleks GFM, 13 Agustus 2026