Banyak ilmuan (saintifik) mengamalkan dan mengembangkan ilmunya untuk mencapai kepentingan tertentu tanpa landasan iman. Mengamalkan ilmu tanpa iman laksana orang buta yang berjalan tanpa pedoman (berjalan sesat dan menyesatkan).
Terjadinya bencana alam (banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera barat, Desember tahun 2025 karena penggundulan hutan, penggalian tambang tanpa kendali sehingga terjadi kerusakan ekosistem lingkunagn.
Ini adalah bukti penggunaan ilmu dan teknologi tanpa landasan iman dan taqwa karena keserakahan. Pohon ditebang tanpa memperhitungkan kerusakan lingkunagn karena tujuan mendapatkan keuntungan materi. Kerusakan lingkungan terjadi karena tangan manusia tidak bertanggung jawab.
Allah menjelaskan dalam QS. Ar-Rum, 30 :41 yang terjemahnya:“Telah Nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
Manusia yang berilmu tinggi tanpa kendali iman, bisa saja ia sering menipu, sebagai mana kelong berikut.
ᨆᨊ ᨈᨗᨁᨗᨕᨗ ᨅᨌᨊᨘ /ᨆᨗᨀ ᨒᨆᨕᨗ ᨈᨄᨊᨘ /ᨕᨗᨕᨆᨗ ᨔᨅ /ᨊᨘᨔᨑᨚ ᨄᨒᨗᨂᨘ ᨒᨗᨂᨘ
-Manna tinggi’i bacanu (meskipun tinggi ilmumu)-Mingka lammai tappa’nu (tetapi lemah iman dan takwa)-Iami saba’ (iman yang lemah itulah menjadi penyebab)-Nusarro pa’lingu-lingu (engkau sering menipu dan menyesatkan)
Nilai pendidikan dalam kelong di atas Antara lain:1) perlunya pengamalan ilmu yang berlandaskan iman dan takwa,2) perlunya memperkuat iman dan takwa supaya seseorang gemar berbuat baik dan tidak menipu,3) mengingatkan bahwa ilmu tanpa iman, ia dapat menipu dan menyesatkan.
Sering terjadi kasus penipuan dengan berbagai bentuk.Penipuan adalah bentuk kejahatan dan perbuatan tercela yang dapat merusak hubungan sesama manusia.
Allah memerintahkan supaya berbuat baik kepada sesama manusia dan tidak membuat kerusakan, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Qashash,28 :77 yang terjemahnya:“… dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu membuat kerusakan di (muka) bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”
Beriman dan berilmulah supaya menjadi manusia yang mulia.
Bonto Tangnga Pao-Pao,Selasa, 21 Ramadan 1447 H / 10 Maret 2026 M.
Alat AksesVisi