Permulaan Al-Quran diwahyukan pada bulan Ramadan. Al-Qur’an adalah pedoman hidup dan petunjuk umat manusia ke jalan kebenaran. Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah, 2: 185 yang terjemahnya:“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya di diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (Antara yang haq dan yang bathil)…”
Karena Al-Qur’an sebagai petunjuk ke jalan kebenaran, maka wajib dipelajari dan dipahami untuk menjadi pedoman keselamatan hidup umat manusia. Hal ini diajarkan melalui kelong berikut.
ᨄᨑᨒᨘ ᨊᨗᨀᨔᨘᨆᨂᨗ /ᨕᨙᨑᨊ ᨀᨗᨈ ᨕᨔᨐ /ᨀᨕᨗᨕ ᨆᨗᨈᨘ /ᨕᨚᨒᨚᨕᨊ (ᨕᨑᨘᨂᨊ) ᨈᨒᨔᨈ
- Parallu nikasu’mangngi (wajib diperhatikan dan diketahui) - Eranna kitta’ assayya (isi dan ajaran Al-Qur’an)- Kaiyamintu (karena ajaran Al-Qur’an itulah)- Oloanna (a’runganna) tallasatta (pedoman dan jalan keselamatan hidup umat manusia)
Nilai pendidikan dalam kelong di atas antara lain:1) Perlunya pempelajari (membaca dan memahami) ajaran yang terdapat dalam kitab suci Al-Qur’an,2) Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,3) Membangun keyakinan, bahwa dengan mepedomani al-Qur’an, kehidupan akan selamat, baik di dunia maupun di akhirat.
Kerusakan dan kesalahan yang diperbuat oleh manusia, dapat dipastikan karena mereka tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Mungkin karena mereka tidak paham atau abai dari tuntunan Al-Qur’an. Untuk kasus Negara Indonesia, berdasarkan hasil penelitian Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta tahun 2024-2025, terdapat sebanyak 72,25% umat Islam masih belum bisa membaca Al-Qur’an.
Data ini perlu menjadi dasar untuk lebih mengaktifkan pembelajaran (baca-tulis) dan pemahaman Al-Qur’an, baik melalui lembaga pendidikan formal (di sekolah), pendidikan informal (di rumah tangga), maupun pendidikan nonformal (di masyarakat). Peran guru, orang tua, dan para muballigh-ulama sangat diperlukan mengajar masyarakat untuk lebih memahami Al-Qur’an.
Bonto Tangnga Pao-Pao, Jum’at. 17 Ramadan 1447 H / 6 Maret 2026 M.
Alat AksesVisi