Gambar Hikmah Jumat: Cara Ber-Islam yang Mudah dan Sederhana

Dalam kenyataan masih banyak umat Islam yang kesulitan melaksanakan ajaran Islam. Bukan hanya bagi masyarakat umum, tapi juga bagi mubaligh, dai, atau pendakwah. Contoh yang lagi viral adalah himbauan MUI untuk tidak mengundang berceramah seorang habib yang dianggap merendahkan perempuan dan ajaran Islam.

Ini hal ironis jika kita sendiri tidak melaksanakan ajaran Islam dalam keseharian kita. Pertanyaannya: betulkah begitu sulit melaksanakan ajaran Islam dalam 24 jam hidup kita? Jawabnya, tidak, tidak sulit, bahkan sangat gampang asal kita mau, bagi masyarakat umum apalagi bagi mubaligh yang seharusnya jadi teladan.

Beberapa cara yang mudah dan sederhana kita lakukan untuk ber-Islam secara penuh (kaffah) dalam hidup kita 24 jam.

Pertama: kita sudah mengucapkan syahadat, maka kita memurnikan dan melaksanakan kalimat syahadat kita. Tiada tuhan selain Allah. Hanya Allah yang kita yakini dan kita sembah. Artinya kita tidak lagi menyembah harta, pangkat, popularitas, harga diri, atau apapun dalam kita. Hidup dan mati kita hanya untuk Allah, maka kita tidak akan punya pikiran, ucapan dan perbuatan maksiat yang menyalahi syahadat kita. Allah Maha Melihat dan segala perbuatan kita akan dipertangungg jawabkan kelak. Syahadat akan menjaga kita dari perbuatan haram, sehingga kita tidak korupsi, curang, munafik, khianat, dzalim, mengambil hak orang lain, atau perbuatan maksiat lainnya. 

Kedua: kita semua sudah tahu bahwa wudhu adalah syarat untuk melaksanakan shalat. Maka kita tingkatkan dan jaga wudhu kita selama 24 jam, baik di dalam shalat maupun di luar shalat. Dengan demikian, hidup kita akan terjaga, kita tidak melakukan keburukan karena kita selalu dalam keadaan suci bersih setiap saat.

Ketiga: melaksanakan shalat berjamaah 5 waktu di masjid bagi pria. Kita sudah tahu pentingnya shalat berjamaah di masjid namun yang konsisten shalat berjamaah 5 waktu masih sangat sedikit sekali. Maka mulailah menjaga shalat 5 waktu agar hidup kita, pekerjaan, rejeki, keluarga kita, dll, juga dijaga oleh Allah.

Keempat: membaca Al-Qur'an setiap hari. Jangan biarkan hari berlalu tanpa membaca Al-Qur'an, sambil memperbaiki lafaz bacaan dan memahami serta mengamalkannya. Daripada sibuk mengobrol atau menonton medsos maka lebih baik diisi baca Qur'an atau berdzikir.

Kelima: membaca dzikir dan shalawat setiap saat atau di waktu-waktu kosong kita, setiap hari. Berdzikir mendekatkan kita  kepada Allah, membaca shalawat menyambungkan tali ruhani kita dengan Rasulullah saw. Jadikan berdzikir dan bershalawat sebagai pakaian kita (dalam hati atau ucapan)  saat bekerja, belajar, dalam berkendara, saat duduk sendiri bahkan saat tidur. 

Ini beberapa cara mudah dan sederhana untuk melaksanakan dan meningkatkan kualitas ke-berislaman kita, yang akan   mengangkat iman taqwa kita kepada Allah. Semoga yang selalu merasa kesulitan dalam  ber-Islam, masih melakukan berbagai kelalaian atau keburukan, cara ini dapat mrmbantu untuk dilaksanakan. Laksanakan mulai sekarang, meski amalannya sedikit, tapi konsisten dan terus menerus ditingkatkan dalam hidup kita.

Wallahu a'lam...
Muhammad Anshar Akil