Sudah lima tahun saya diuji dengan sebuah musibah.
Aku hanya bisa pasrah kepada-Mu.
Di tempat pembaringan aku hanya mampu berdoa.
Dan doa dari postingan para sahabat via WA.
Dari doa itu, saya masih memiliki harapan.
Di pembaringan itu pula aku tak lupa ajaran keseimbangan-Mu.
Berdoa perlu diimbangi dengan ikhtiar.
Aku telah berikhtiar maksimal sampai di Jakarta.
Pada dokter dan rumah sakit terbaik untuk berobat.
Setelah itu kembali kupasrahkan diriku pada-Mu.
Hingga tak ada sedikit pun penyesalan pada-Mu.
Sebab segalanya sudah kupasrahkan,
Dan segala ikhtiar sudah kutempuh.
Andai Engkau mengangap hidupku sudah cukup, pasti aku sudah tidak akan menyesalinya.
Sebab bagiku Engkaulah Maha Kuasas dan tempat berpasrah segala-Nya.
Wassalam,
Kompleks GFM, 13 Juni 2926
Alat AksesVisi