Gambar Pimpinan UIN Alauddin Makassar Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mahasiswa FDK

Pimpinan UIN Alauddin Makassar Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mahasiswa FDK

UIN Alauddin Online - Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah seorang mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK).


Ungkapan duka tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan pimpinan UIN Alauddin Makassar saat mengunjungi rumah duka di Desa Lonrong, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sabtu 15 Agustus 2026.


Kehadiran rombongan menjadi bentuk empati dan kepedulian sivitas akademika UIN Alauddin Makassar kepada keluarga yang tengah berduka. Rombongan yang hadir di antaranya Ketua Tim Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, Baharuddin, S.Ag., M.Hum., bersama Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FDK, Prof. Dr. Syamsuddin AB, S.Ag., M.Pd., Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dra. Audah Mannan, M.Ag., serta staf Humas Muh. Aswan Syahrin dan Staff FDK Sulaeman.


Baharuddin menyampaikan bahwa keluarga besar UIN Alauddin Makassar turut merasakan kehilangan atas wafatnya mahasiswa tersebut. Menurutnya, duka yang dirasakan keluarga juga menjadi duka bagi seluruh sivitas akademika UIN Alauddin Makassar.


“Pimpinan dan seluruh keluarga besar UIN Alauddin Makassar menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Baharuddin.


Ia menambahkan, kunjungan ke rumah duka merupakan bentuk kepedulian institusi sekaligus upaya untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum.


Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Syamsuddin AB juga menyampaikan belasungkawa atas nama Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Ia mengatakan, keluarga besar FDK kehilangan salah satu bagian dari keluarga akademiknya.


“Kami dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi turut berduka cita yang mendalam. Semoga segala amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga diberikan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dra. Audah Mannan, M.Ag., menyampaikan bahwa pihak jurusan turut memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga almarhum. Ia berharap keluarga dapat diberikan keteguhan hati dalam menghadapi kehilangan tersebut.


Kunjungan rombongan UIN Alauddin Makassar di rumah duka berlangsung dalam suasana penuh haru. Kehadiran para pimpinan dan sivitas akademika tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan terakhir serta solidaritas kepada keluarga almarhum.


Pimpinan UIN Alauddin Makassar menegaskan bahwa institusi akan terus memberikan perhatian kepada mahasiswa dan keluarga, khususnya dalam situasi yang membutuhkan dukungan kemanusiaan dan pendampingan.


Keluarga besar UIN Alauddin Makassar kembali menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan.

Previous Post UIN Alauddin dan ATR/BPN Sulsel Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Data Pertanahan dan Pengembangan KKN
Next Post 45 Hari KKN 79 UIN Alauddin di Letta, 17 Program Dijalankan