Gambar KKN UIN Alauddin Edukasi Anti-Bullying, Ajak Siswa SDN 81 Kalukubodo Berani Cegah Perundungan

KKN UIN Alauddin Edukasi Anti-Bullying, Ajak Siswa SDN 81 Kalukubodo Berani Cegah Perundungan

UIN Alauddin Online — Sebanyak 60 siswa SDN 81 Kalukubodo, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, diajak mengenali dan mencegah perundungan melalui edukasi anti-bullying yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 12 Desa Kalukubodo, Sabtu (12/9/2026).

Siswa kelas IV, V, dan VI mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif. Edukasi tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN setelah melakukan observasi terhadap kondisi sosial di lingkungan Desa Kalukubodo.

Materi tidak hanya membahas pengertian bullying, tetapi juga mengajak siswa membedakan antara candaan dan perundungan. Mahasiswa KKN memperkenalkan berbagai bentuk bullying, mulai dari physical bullying, verbal bullying, hingga cyberbullying, beserta dampaknya terhadap korban dan lingkungan sekolah.

Agar lebih mudah dipahami, penyampaian materi dilakukan melalui permainan berbasis gambar, sticky notes, pemutaran video, serta sesi berbagi pengalaman. Siswa diberi kesempatan menyampaikan cerita dan pandangan mereka, baik secara lisan maupun tertulis.

Kepala SDN 81 Kalukubodo menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengatakan, edukasi mengenai bullying sebenarnya telah diberikan kepada siswa sebelumnya, namun pemahaman tersebut masih perlu diperkuat dalam perilaku sehari-hari.

“Siswa sudah pernah dapat edukasi sebelumnya mengenai hal ini. Cuman, implementasinya yang masih kurang. Harapannya agar anak-anak ini bisa saling menghargai, menghormati, dan menyayangi temannya,” ujarnya.

Selain materi, mahasiswa KKN menghadirkan aktivitas Pohon Anti-Bullying. Siswa menuliskan pesan dan harapan mereka pada sticky notes, kemudian menempelkannya pada pohon yang telah disiapkan.

Aktivitas tersebut menjadi ruang refleksi bagi siswa setelah mengikuti edukasi. Pesan “Lihat, Stop, Temani!” diperkenalkan sebagai ajakan agar siswa tidak menjadi pelaku, berani menghentikan perundungan, dan hadir memberikan dukungan kepada teman yang menjadi korban.

Mahasiswa KKN Posko 12 berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemahaman di dalam kelas, tetapi dapat diterapkan dalam interaksi sehari-hari. Sikap saling menghargai dan menyayangi diharapkan tumbuh menjadi bagian dari budaya positif di lingkungan sekolah.

Melalui edukasi tersebut, mahasiswa KKN UIN Alauddin turut mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan bagi seluruh siswa SDN 81 Kalukubodo.

Previous Post Tim Riset UIN Alauddin Kembangkan MBG Net, Aplikasi Pemantauan Program Makan Bergizi Gratis
Next Post UIN Alauddin dan Untirta Bahas Transformasi Pembelajaran Vokasi Elektro