Gambar Dari Donor Darah hingga Teknologi Minim Asap, Warna-Warni Pengabdian KKN 79 di Bantaeng

Dari Donor Darah hingga Teknologi Minim Asap, Warna-Warni Pengabdian KKN 79 di Bantaeng

UIN Alauddin Online  Sembilan posko mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar di Kecamatan Bantaeng menjalankan 109 program kerja selama masa pengabdian Agustus–September 2026. Program tersebut mencakup kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, keagamaan, kebudayaan, hingga inovasi pelayanan publik di tingkat kelurahan dan desa.

Di tingkat kecamatan, mahasiswa menginisiasi sejumlah program lintas posko yang mempertemukan agenda sosial dan kepedulian terhadap lingkungan serta kebudayaan lokal. Salah satunya Aksi Donor Darah yang diarahkan untuk membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat Bantaeng.

Kepedulian terhadap lingkungan pesisir diwujudkan melalui Penanaman Pohon Mangrove sebagai upaya mencegah abrasi dan menjaga ekosistem pesisir. Sementara itu, rangkaian program lintas posko ditutup dengan Festival Budaya, Maritim, & Agraris Butta Toa 2026 yang mengangkat kearifan lokal serta potensi maritim dan agraris Kabupaten Bantaeng.

Pelaksanaan program di tingkat kecamatan tersebut berjalan beriringan dengan agenda masing-masing posko.


Di Kelurahan Letta, Posko 1 yang dikoordinatori Ahmad Gimnastiar menjalankan 17 program kerja, salah satunya Rihlatul Aswaja yang diarahkan pada penguatan syiar Islam dan pembinaan generasi muda. Posko 2 Kelurahan Pallantikang di bawah koordinasi Setiawan Setyo Prayoga merealisasikan 13 program kerja, termasuk gerakan Jejak Ilmu dan Edukasi di SD Inpres Teladan Merpati.

Program berbasis digital hadir di Posko 3 Kelurahan Tappanjeng. Salna Saleh mengoordinasikan 16 program kerja, termasuk digitalisasi pencatatan pengeluaran ZIS melalui kolaborasi dengan BAZNAS dan BSI. Sementara itu, Posko 4 Kelurahan Lembang yang dikoordinatori Muhammad Rayhan Bachtiar menjalankan 16 program kerja, salah satunya pengembangan Website Kelurahan Karbon Biru untuk mendukung keterbukaan informasi dan pengenalan potensi lokal.

Di Kelurahan Lamalaka, Posko 5 yang dipimpin Budiman menjalankan sembilan program kerja dengan salah satu kegiatannya berupa pemanfaatan sampah plastik menjadi meja fungsional berbasis ecobrick. Adapun Posko 6 Kelurahan Malilingi di bawah koordinasi A. Muh. Faidz Dzaky merealisasikan 16 program kerja, termasuk Bimbingan Belajar TKA berbasis materi prasyarat bagi siswa kelas 6 SDN 08 Kalimbaung.

Program di bidang sosial-keagamaan dan pembinaan anak turut dijalankan Posko 7 hingga Posko 9. Posko 7 Kelurahan Karatuang yang dikoordinatori Risaldi Anggara menggelar kegiatan untuk menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di Kelurahan Onto, Posko 8 yang dipimpin Mona Marissa merealisasikan sembilan program kerja, termasuk Festival Anak Sholeh.

Sementara itu, Posko 9 Desa Kayu Loe yang dikoordinatori Andres Mukmin menjalankan 13 program kerja, salah satunya menghadirkan alat pembakaran sampah minim asap sebagai teknologi tepat guna.

Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN 79 UIN Alauddin Makassar Kecamatan Bantaeng, Ariel Putra Pratama, menyampaikan apresiasi kepada para koordinator desa dan kelurahan serta seluruh anggota posko yang telah menjalankan program pengabdian di wilayah masing-masing.


Menurutnya, koordinasi di tingkat posko menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara mahasiswa, pemerintah setempat, dan masyarakat selama masa KKN.

Dengan 109 program kerja yang tersebar di sembilan posko, pelaksanaan KKN 79 di Kecamatan Bantaeng menunjukkan beragam bentuk pengabdian mahasiswa, mulai dari kegiatan sosial dan pendidikan hingga lingkungan, keagamaan, kebudayaan, digitalisasi, dan teknologi tepat guna.

Previous Post Dekan FST UIN Alauddin Ikut Rombongan JK Pelajari Teknologi China
Next Post RS UIN Alauddin dan Prodi Pendidikan Dokter Gelar Skrining Kesehatan Gratis