Gambar Dari Dapur, KKN UIN Alauddin Makassar Ajak Warga Tamarunang Biasakan Pilah Sampah

Dari Dapur, KKN UIN Alauddin Makassar Ajak Warga Tamarunang Biasakan Pilah Sampah

UIN Alauddin Online — Pengelolaan sampah tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Bagi mahasiswa KKN Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar Posko 4 Kelurahan Tamarunang, kebiasaan sederhana dari dapur rumah menjadi salah satu langkah awal yang dapat dilakukan masyarakat.

Gagasan tersebut dibawa melalui Sosialisasi Pemilahan Sampah Dapur bertema “3 Langkah Memilah Sampah Dapur: Kenali, Pisahkan, dan Biasakan” yang digelar di Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Rabu (2/9/2026).

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN mengajak masyarakat mengenali jenis sampah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, kemudian memisahkannya berdasarkan karakteristik sebelum dibuang. Edukasi juga diperkuat dengan pengenalan tempat sampah yang telah disiapkan dan diberi penanda sesuai jenis sampah.

Materi disampaikan oleh tiga mahasiswa KKN Posko 4, A. Maharani Maimun, Lisa Arianti, dan Ramna Hi Ramna. Penyampaian tidak berhenti pada penjelasan, tetapi dilengkapi contoh dan praktik sederhana agar pemilahan sampah lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam keseharian.

Lurah Tamarunang, Ali Werdha Jabar, S. Sos., turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan edukasi pengelolaan sampah di tengah masyarakat.

Bagi mahasiswa KKN, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak. Pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan berbagai unsur lainnya memiliki peran dalam membangun kebiasaan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Koordinator Kelurahan (Koorlur) KKN Posko 4, Muh. Rahmat, mengatakan pemilahan sampah dipilih karena dapat dimulai dari kebiasaan yang paling sederhana, yakni dari rumah.

“Kami melihat bahwa pengelolaan sampah perlu dimulai dari hal yang paling sederhana, yaitu membiasakan masyarakat memilah sampah dari rumah. Karena itu, kami memilih sosialisasi pemilahan sampah dapur agar masyarakat tidak hanya mengetahui jenis sampah, tetapi juga terbiasa memisahkan sampah sejak awal sebelum dibuang,” ujar Muh. Rahmat.


Ia menambahkan, program kerja KKN diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan selama mahasiswa berada di lokasi pengabdian. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat meninggalkan kebiasaan yang terus dilakukan masyarakat.

“Harapannya, apa yang kami lakukan melalui kegiatan ini dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat. Kami ingin meninggalkan kebiasaan baik, bukan hanya sebuah kegiatan,” lanjutnya.

Melalui tiga langkah sederhana—Kenali, Pisahkan, dan Biasakan—mahasiswa KKN Angkatan 79 Posko 4 Tamarunang berupaya mendorong pemilahan sampah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Dari dapur rumah, kebiasaan kecil tersebut diharapkan dapat menjadi langkah bersama menuju lingkungan Kelurahan Tamarunang yang lebih bersih, sehat, dan tertata.

KKN Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar Posko 4
Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa

Previous Post UIN Alauddin dan ATR/BPN Sulsel Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Data Pertanahan dan Pengembangan KKN
Next Post Enam Wadek III UIN Alauddin Masuk Kepengurusan Nasional PERWAKAMA PTKIN