Gambar Berobat Tanpa Bertobat Tidak Ada Artinya

Berobat Tanpa Bertobat Tidak Ada Artinya

UIN Online – Ada yang menarik dari seminar yang diselenggarakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata di kecamatan Palangga. Salah satu pemateri, Ir Abdul Hafidz mengatakan bahwa penderita Napza tidak akan sembuh jika berobat tanpa bertobat. Sabtu, (05/04).

Abdul adalah Muballigh sekaligus pembicara dalam bidang dampak moral dari penyalahgunaan Napza. Menurutnya Benteng utama dalam merehababilitasi pengguna Napza adalah iman.

“Pada hukum Islam, tepatnya dalam surah Alabaqarah ayat 219 secara mutlak mengatakan bahwa Napza adalah haram karena sifatnya yang memabukkan,” tambahnya.

Senada dengan Abdul, Lanny Pratiwi  selaku Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syeh Yusuf membenarkan pernyataan Abdul.

 “Memang, Iman adalah benteng nomor pertama dalam pencengan Napza, HIV dan AIDS. Efek ketergantungan dari obat terlarang itu sangat besar, jika tidak ada kesadaran intrinsik maka pasien tidak akan sembuh,” tegasnya.

Previous Post UIN Alauddin dan ATR/BPN Sulsel Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Data Pertanahan dan Pengembangan KKN
Next Post 45 Hari KKN 79 UIN Alauddin di Letta, 17 Program Dijalankan