facebook

twitter

email
Bahasa :
Jumat, 06 Desember 2019


Rabu, 20 November 2019 | Muh. Aswan


UIN Online - Kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Selatan melalui Kabag Pembinaan Masyarakat mengajak mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 61 UIN Alauddin Makassar untuk menangkal paham radikalisme di masyarakat.

Hal itu disampaikan Kabag Pembinaan Masyarakat Polda Sulsel, AKBP Muhammad Darwis S H M H Saat membawakan materi pembekalan KKN Angkatan 61 UIN Alauddin di Gedung Auditorium Kampus II Samata-Gowa, Senin (18/11/2019) kemarin.

"Peranan mahasiswa dalam menangkal radikalisme sangat besar,  kenapa? karena mahasiswa bagian daripada masyarakat. Segala sesuatu yang ada dimasyarakat itu perkembangannya itu Mahasiswa bisa sangat paham contohnya orang orang atau masyarakat prilakunya mulai menyimpan tidak memiliki toleransi cenderung berbuat pertemuan secara tertutup dan melibatkan secara umum sudah tanda dan ciri cirinya ada," terangnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan mahasiwa adalah orang yang mempunyai pendidikan yang sudah maju. Memiliki pemahaman intelektual dan kemampuan untuk mencegah orang orang yang sudah terpapar radikalisme.

"Jadi untuk menangkal radikalisme kami telah membuat pendamping setiap universitas. Jika ada gerak gerik mencurigakan bisa menyampaikan kepada wakil rektor yang membidangi kemahasiswaan kemudian koordinasi dengan kami”, ujarnya.

Menurutnya, awal mula yang terpapar paham radikalisme inilah pertama dimulai karakter rumah tangga seseorang pada saat dia lahir, kemudian pembinaan dalam keluarganya tidak bisa dirubah oleh karena itu terjadi yang namanya egoisme dalam dirinya, pada saat seperti itu memiliki paham radikal.

"Egoisme yang timbul dalam diri manusia ini adalah sebenarnya dibalik semua yang terjadi dalam kekerasan aksi," jelasnya.

Untuk mencegah hal itu,  Darwis mengungkapkan selain Mahasiswa untuk mencegah perlu dari lingkungan sekitar seperti sekolah dan orang tua.

"Jika itu semua berperan seperti orang tua dan sekolah tidak ada lagi muncul pemahaman radikalisme, saya jamin itu ditambah pembinaan Agama,"ungkapnya.

Untuk diketahui, KKN kali ini diikuti sebanyak 1702 Mahasiswa dari delapan fakultas yang akan disebar ke 10 Kabupaten di Sulawesi Selatan.

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Hafsan
16 Oktober 2018

Tenaga pendidik dan peneliti pada Jurusan ... Selengkapnya



oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]