facebook

twitter

email
Bahasa :
Jumat, 06 Desember 2019


Sabtu, 16 November 2019 | Muh. Aswan


UIN Online - Olimpiade Sains dan Karya Inovasi (OSKI) yang digelar oleh UIN Alauddin Makassar kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama Republik Indonesia akhirnya berakhir.

Sebagai penutup rangkaian agenda tersebut, yaitu malam apresiasi berlangsung di Hotel The Rhinra Jalan Tanjung Bunga, Makassar, Jumat (16/11/2019) malam.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis menyampaikan ucapan terimakasih atas amanah yang telah diberikan sebagai tuan rumah OSKI pertama.

"Ini sebuah apresiasi karena telah diberi amanah dan tanggung jawab untuk menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan olimpiade sains dan karya Inovasi yang pertama dan Alhamdulillah UIN Alauddin Makassar sukses menjalankannya dan ini betul betul meriah dan sangat luar biasa," katanya.

Lebih lanjut, Guru besar Sosiologi Pendidikan itu mengungkapkan bahwa, berbicara tentang sains dan teknologi, perguruan tinggi naungan Kemenag tidak kalah dengan Perguruan Tinggi umum.

"Perpaduan Sains dan Teknologi ini telah menjadi bukti kepada publik bahwa Perguruan Tinggi di bawah naungan Kemenag itu tidak kalah dengan perguruan tinggi umum apalagi misi kita bagaimana menguatkan sintesa dan integrasi keilmuan dengan jualan tersendiri agar lebih bisa laku dipasar karena diintegrasikan dengan keagamaan. Tentunya, ini menjadi kunci bagi suksesnya keilmuan di tanah air dimana masyarakat kita mayoritas umat Islam," bebernya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama Drs Zainut Tauhid Saadi M Si menjelaskan tujuan dari OSKI tersebut untuk mengimplementasikan tugas mahasiswa sebagaimana yang dimaksud dalam tri darma perguruan tinggi yakni pendidikan, penilitian dan pengajaran. Maka dari kata dia perlu dikembangkan untuk berguna bagi masyarakat.

"Saya kira penemuan dan inovasi inovasi ini harus didorong untuk apa agar mahasiswa tidak berdiri diatas menara gading. Tapi dia juga bisa melakukan dan mengimplementasikan ilmunya dalam bentuk penemuan penemuan sangat bermanfaat untuk kepentingan masyarakat dan kepentingan negara," jelasnya.

Untuk diketahui yang keluar sebagai juara umum pertama yakni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan perolehan lima emas, empat perak, empat perunggu dan tiga honorable dengan total 16, sementara Juara umum kedua diraih UIN Sunan Gunung Jati Bandung dengan skor dua emas, satu perak, satu perunggu, satu honorable jumlah skor lima. Terkahir Juara umum ketiga yakni UIN Alauddin Makassar dengan skor satu emas, dua perunggu satu honorable dengan skor empat.

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Hafsan
16 Oktober 2018

Tenaga pendidik dan peneliti pada Jurusan ... Selengkapnya



oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]