facebook

twitter

email
Bahasa :
Sabtu, 25 November 2017


Minggu, 05 November 2017 | Andriani

UIN Online – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bekerjasama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar Training of Trainers (TOT) terkait Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk Negara) Level 1. TOT tersebut dilaksanakan di Gedung Rektorat Lantai 1 UIN Alauddin Makassar. Selasa (31/10/2017)

Sub direktorat alanisis keuangan dan pasar SBSN, Restianti mengatakan bahwa Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) adalah surat berharga atau obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan prinsip syariah.

Selanjutnya, Restianti menuturkan bahwa, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan khasanah keilmuan dan mengimplementasikan teori kepada mahasiswa nantinya.

Selain itu, tambahnya, untuk menyamakan persepsi dan informasi yang disampaikan kepada mahasiswa dan masyarakat umum sehingga dapat menyelaraskan kebutuhan industri dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Wakil Dekan Bidang Akademik FEBI, Prof Dr Muslimin Kara MAg mengatakan bahwa penerbitan SBSN untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan membiayai pembangunan sejumlah proyek. 

Salah satunya seperti proyek infrastruktur di kampus UIN Alauddin maka, menjadi penting untuk kita ketahui bersama proses pembiayaan dari SBSN ini, tuturnya.

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



oleh: Muh Quraisy Mathar
09 November 2016

Alih media merupakan sesuatu yang jamak dalam peradaban manusia. Tradisi menggurat ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]