facebook

twitter

email
Bahasa :
Jumat, 20 Oktober 2017


Selasa, 26 September 2017 | Andriani


UIN Online – Untuk mewujudkan generasi muda yang paham dan sadar akan pentingnya pajak bagi pembangunan bangsa, perlu ditanamkan nilai-nilai pentingnya membayar pajak sejak dini melalui pendidikan. Untuk itu Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Kota Makassar bekerjasama dengan Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar Tax Goes To Campus. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pajak bagi mahasiswa, pendidik, dan tenaga kependidikan melalui pendidikan tinggi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 100 mahasiswa yang masing-masing perwakilan dari setiap jurusan yang ada di FEBI diantaranya, jurusan Akuntansi, Managemen, Ilmu Ekonomi, Ekonomi Islam, dan Perbankan Syariah di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung meriah selain edukasi pajak terdapat juga debat isu baru tentang perpajakan serta penampilan teater, puisi, dan akustik dari mahasiswa FEBI hingga tarian yang viral saat ini baby shark dance. Senin (25/09/2017)

Ketua Panitia Pelaksana, Jamaluddin Majid SE MSi mengatakan bahwa tax goes to campus ini telah rutin dilaksanakan di UIN Alauddin dan tahun ini merupakan tahun ketiga. Kami sangat berbangga karena diberi kepercayaan untuk bekerjasama selama ini dan semoga kerjasama ini berkelanjutan, ucapnya.

Dekan FEBI, Prof Dr Ambo Asse M.Ag. menuturkan bahwa jalur pendapatan Negara yang utama didapatkan dari pajak. Tidak ada yang tidak dipungut pajak. Kampus inipun berdiri hingga saat ini karena pajak, aku Prof Ambo.

Prof Ambo juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan ini, KPP Madya Kota Makassar memberikan tawaran untuk dilaksanakan di UIN Alauddin Makassar. Terlebih lagi edukasi pajak ini memang sangat penting bagi mahasiswa dan banyak hadiah yang disediakan, tuturnya.

Perwakilan KPP Madya Makassar, Ismail Junaedi menyampaikan, kegiatan seperti ini merupakan program yang dilakukan KPP Madya Makassar di 3 (Tiga) provinsi di Indonesia dan UIN Alauddin Makassar menjadi satu diantara tiga perguruan tinggi yang terpilih.

UIN Alauddin Makassar menjadi pilihan kami karena salah satu focus ekonomi kedepannya berbasis syariah sehingga sangat cocok dilaksanakan dengan 5 jurusan yang ada di FEBI ini, ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) bekerja sama dengan Kementerian Keuangan melakukan penandatangan nota kesepahaman tentang peningkatan kerjasama perpajakan melalui pendidikan tinggi. Perjanjian kerjasama antara Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) dan Ditjen Pajak sebagai bentuk sosialiasi kepada generasi muda untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pajak bagi anak-anak Indonesia melalui perguruan tinggi. 

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



oleh: Muh Quraisy Mathar
09 November 2016

Alih media merupakan sesuatu yang jamak dalam peradaban manusia. Tradisi menggurat ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]