facebook

twitter

email
Bahasa :
Sabtu, 25 November 2017


Senin, 11 September 2017 | Andriani


 

 

 

UIN Online – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar mengadakan kuliah umum dengan tema Membangun Perilaku Anti Korupsi Melalui Pendidikan Karakter. Kegiatan ini digelar di Gedung Auditorium Kampus II. Senin (11/09/2017)

Kuliah umum ini menghadirkan pemateri diantaranya, Guru Besar FTK UIN Alauddin, Prof Dr Azhar Arsyad MA, Dekan FTK UIN Alauddin, Dr Muhammad Amri, LC MAg, dan  Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT-UGM), Dr. Zainal Arifin Muchtar, SH., LLM.

Guru Besar FTK UIN Alauddin, Prof. Dr. Azhar Arsyad, MA dalam pemaparan materinya mengatakan bahwa mahasiswa harus mempunyai tekad untuk mencapai cita-cita. Setiap mahasiwa mempunyai potensi dalam dirinya sehingga dengan tekad ia akan mampu mencapai yang ia impikan, ucapnya.

Menurut Prof Azhar, ada tiga hal yang harus dikembangkan untuk dapat memaksimalkan potensi dalam diri, yakni inner capacity, bahasa inggris dan teknologi informasi. Ketiga hal tersebut sangat penting jika ingin mencapai cita-cita yang tinggi. Kita harus mampu mengembangkan kapasitas dalam diri, bisa berbahasa inggris, dan mengerti teknologi informasi, lugasnya.

Selain itu, Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi, Dr. Zainal Arifin Muchtar, SH., LLM menyampaikan pentingnya memberantas korupsi di mulai dari diri sendiri. Karena korupsi telah menjadi problem yang sangat besar di negeri kita, maka memberantasnya dimulai dari diri sendiri seperti tidak korupsi waktu dengan datang tepat waktu dan tidak menyontek, tuturnya.

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa korupsi yang selalu dilakukan berjamaah tersebut perlu upaya, pertarungan dan jerih payah untuk memberantasnya. Segala sesuatu yang membuat hati tidak tenang adalah korupsi, aku Zainal.

Menurutnya, ada empat aktor korupsi di Indonesia yaitu, anggota legislatif, pejabat eksekutif, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha. Penyumbang terbanyak korupsi di negeri ini adalah keempat faktor tersebut dikarenakan kebutuhan dan keserakahan, ujarnya.

Selanjutnya, ia menuturkan bahwa sumber korupsi paling banyak berasal dari partai politik, kekuasaan, kewenangan, pengembangan bisnis, dan gaya hidup.

 

 

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



oleh: Muh Quraisy Mathar
09 November 2016

Alih media merupakan sesuatu yang jamak dalam peradaban manusia. Tradisi menggurat ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]