facebook

twitter

email
Bahasa :
, 24 September 2017


Kamis, 07 September 2017 | Isna


UIN Online - Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) bekerja sama dengan Alauddin Law Study Centre (ALSC) mengadakan diskusi yang bertajuk Bung Hatta Sulawesi Tour, Musikal Anti-Korupsi di Lechture Theatre (LT) UIN Alauddin Makassar. Kamis (07/09/2017)

Kegiatan ini berupaya meningkatkan pengetahuan mahasiswa untuk memerangi korupsi lewat musikal anti-korupsi. Selain diskusi, BHACA juga mempersembahkan beberapa lagu seperti Indonesia Tanah Air Beta, Bung Hatta, Tikus Kantor, dan Bento, Wakil Rakyat, Bung, Bongkar, Di Bawah Tiang Bendera.

Bung Hatta Sulawesi Tour 2017 mengajak mahasiswa berpartisipasi dan memberikan dorongan, pemberdayaan dan perlindungan melawan praktek-praktek korupsi. Lebih lanjut, diskusi ini juga merupakan sarana untuk menggalang dukungan dari mahasiswa agar mau berada sebagai garda terdepan untuk melawan korupsi.

Narasumber dalam diskusi kali ini adalah Dr Zainal Arifin Mochtar SH LL M Dosen Hukum Tata Negara UGM, Prof Dr H Darussalam Syamsuddin MAg Dekan Fakultas Syariah dan Hukum bersama dengan Rahman Syamsuddin SH MH Dosen Hukum Pidana UIN Alauddin Makassar.

Dr Zainal Arifin dalam diskusi ini memaparkan, bahwa kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia yang sangatlah memprihatinkan. Padahal setiap provinsi memiliki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jadi logikanya seharusnya korupsi itu tidak ada tapi, nyatanya sekarang kita berada di posisi 90 di seluruh dunia, saya berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat anti korupsi di kalangan anak muda, tutupnya.

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



oleh: Muh Quraisy Mathar
09 November 2016

Alih media merupakan sesuatu yang jamak dalam peradaban manusia. Tradisi menggurat ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]