facebook

twitter

email
Sabtu 25 Mei 2013


Selasa, 28 Juni 2011 | Suryani Musi


H Mukhtar Yunus (berpeci, lima dari kiri) bersama promotor dan para tim penguji usai promosi doktor, Selasa (27/06/2011) malam di Gedung Pascasarjana.

UIN Online - Disertasi yang berjudul Al-Jannah Perspektif Alquran (Sebuah Kajian Tafsir dengan Metode Tematik) mengantar H Muhtar Yunus sebagai doktor baru Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Muhtar menjalani sidang promosi digelar di gedung Program Pascasarjana (PPs) UIN Alauddin Makassar, Selasa (28/06/2011) malam.

Promosi doktor ini dipromotori Prof Dr Hj Andi Rasdiyanah dan Prof Dr H Muhammad Galib M MA. Co promotor adalah Dr H Mustamin M Arsyad MA. Dewan penguji adalah Prof Dr Moch Qasim Mathar MA, dan H Zulfahmi Alwi MAg PhD.

H Muhlis berhasil lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,5 (A-) dengan lama pendidikan enam tahun delapan bulan 27 hari.

Secara garis besar disertasi ini menggambarkan bahwa Alquran meliputi informasi yang nyata dan alam gaib, dalam disertasinya penulis fokus pada pembahasan seputaran alam gaib. Salah satu pembahasannya alam gaib adalah al-jannah. Al-jannah dalam Alquran sangat jelas penggambarannya, namun masih diperselisihkan ulama atau cendekiawan seputar eksistensinya.

Pendapat-pendapat seputar al-jannah di antaranya ada yang mengatakan sudah ada sekarang. Tapi ada pula yang mengatakan sekarang belum ada dan akan diadakan sesudah kiamat karena menunggu hancurnya alam dunia. Ada lagi pendapat bahwa tidak ada lagi kehidupan sesudah kehidupan dunia.

Metode-metode yang digunakan dalam penafsiran al Jannah melalui pendekatan-pendekatan metode semantik, teologi, filosofi, sains, dan tasawuf serta pendekatan-pendekatan lainnya yang dinilai sangat relevan dengan hal itu.

Untuk menerapkan metode tersebut maka akan dilakukan pengumpulan ayat-ayat Alquran berdasar pada tema yang telah ditentukan, yakni al-Jannah dengan term-term yang sepadan dengannnya. Ayat-ayat Alquran yang berkenaan dengan al-jannah dianalisis melalui metode dan pendekatan yang disebutkan dia atas.

Setelah diadakan penelitian, pengungkapan al-jannah dalam Alquran dapat disimpulkan bahwa Al-jannah mengandung banyak pengertian di antaranya adalah jannah yang telah ada sebelum akhirat dan akan ada pada hari al-akhirat.

Al-jannah yang telah ada sebelum hari al-akhirat adalah al-jannah yang telah ditempai nabi Adam as dan istrinya Hawa dan jannah al-ma’wa yang sedang ditempati roh-roh orang mu’min untuk menanti datangnya hari kebangkitan.

Sementara al-jannah yang akan ada pada hari al-akhirat adalah jannah al-ma’wah yang akan ditransfer ke hari al-akhirat karena jannah al-ma’wah yang ada di sekitarnya tidak ikut hancur saat itu disebabkan adanya delapan malaikat  menahannya. Menurut penulis itulah yang dimaksud kekekalan al-jannah. (*)

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Menu apa yang paling anda manfaatkan dalam website ini?

Berita Kampus
Agenda Kampus
Pengumuman Kampus
Menu Fakultas
Informasi Pendaftaran

Lihat Hasil Poling
04 Januari 2013

oleh: Nadya


Sehat dan sakit adalah dua kata yang saling berhubungan erat dan merupakan bahasa kita sehari-hari. Dalam sejarah kehidupan manusia istilah sehat ... Selengkapnya



17 Desember 2012
Oleh : Mashuri Masri

DNA yang dalam bahasa sains dikenal dengan nama deoksiribo nukleic acid, karena struktur dan sifat yang melekat pada struktur tersebut. Sebagian ... Selengkapnya

Artikel Sebelumnya

oleh: Inayah Natsir (Mahasiswi PAI angk. 2011)
12 Mei 2013

Mahasiswa adalah kader penerus bangsa yang terpandang dalam kecakapan berpikir ... Selengkapnya



oleh: ushuluddinalmandary[at]yahoo.com
17 Desember 2012
Dunia kampus memang sebuah ladang yang sangat kompleks, kekompleksannya itu dapat ... Selengkapnya

kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]
  1. STATISTIK
PENGUNJUNG ONLINE


TOTAL PENGUNJUNG
2697148 pengunjung